sejarah kriket dan peraturanya
Penjaskes
boy367
Pertanyaan
sejarah kriket dan peraturanya
1 Jawaban
-
1. Jawaban hettyaprlya
Cara Bermain Efektif Dengan Menjaga Track dari Peraturan
Menjadi pemain cricket yang efektif dapat dicapai dengan terlebih dahulu membiasakan diri dengan aturan dasar permainan. Seperti semua olah raga lainnya, setiap kesalahan yang dilakukan selama pertandingan telah hukumannya. Tidak hanya itu sanksi tersebut membuat skuad ceroboh terlihat buruk, tapi hukuman juga merupakan cara yang baik untuk rak atas nilai untuk tim lawan. Untuk mencegah ini, setiap pemain harus memiliki pemahaman yang jelas kristal permainan dan apa hukumannya ini. Berikut ini adalah empat contoh yang baik dari hukuman yang memberikan tim batting berjalan ekstra setiap kali tim tangkas membuat kesalahan:
Tidak da bola
Lebar
Kaki bye
Bye
Jika bowler baik melakukan sebuah mangkuk tidak tepat atau melangkah keluar dari lipatan nya popping atau kembali, dia mengakui hukuman tidak bola, yang memberikan tim batting satu tambahan. Sebuah luas terjadi ketika ia mangkuk bola untuk jauh dari jangkauan batsmen. Dalam hal bola hits tubuh wicketkeeper batsmans atau gagal untuk menangkap bola, tim batting mendapatkan satu atau lebih tambahan (s); sanksi tersebut disebut kaki dan bye bye.
Cricket adalah permainan yang telah lama dikenal masyarakat dunia, khususnya negara-negara berlatar belakang sejarah yang mengadopsi budaya dan tradisi bangsa Inggris, seperti India, Pakistan, Australia, dan sebagainya. Esensi dasar dari olahraga ini adalah semangat dan keselarasan antara persaingan sehat dan kerja sama tim yang solid dan kompak.
Olahraga yang hampir mirip dengan kasti ini, sudah ada di Indonesia sejak tahun 1880-an. Dalam satu literatur mengenai letusan Gunung Krakatau dan kehidupan masyarakat Jakarta pada saat itu, disebutkan adanya permainan kriket antara Batavia Cricket Club dengan tamu Circus Eleven di daerah Monas (Monumen Nasional) sekarang berada.
Pada tahun 1992, sejumlah kegiatan olahraga kriket mulai terlihat aktif dan merupakan cikal bakal terbentuknya Jakarta Cricket Association (JCA) dan berdirinya sebuah kompetisi liga kriket. Pada saat yang hampir bersamaan dengan lahirnya JCA, pertandingan kriket secara rutin diadakan di Bali dan beberapa tahun kemudian Kriket Bali dibentuk.
Pada tahun 1997, olahraga ini mulai dimainkan oleh orang Indonesia timur terutama anak-anak NTT di Kupang dan berkembang pesat di sana. Pada tahun 2000 dibentuk Yayasan Cricket Indonesia (Indonesia Cricket Foundation) yang membantu mengkoordinasi perkembangan cricket di Indonesia.
Indonesia termasuk kelompok negara yang disebut East-Asia Pasific (EAP). EAP adalah bagian dari ICC. Pada tahun yang sama, Indonesia diakui sebagai negara afiliate walaupun baru mengenal kriket.
Pada saat ini, cricket di Indonesia sudah memasuki tahap sosialisasi. Pengembangan tim cricket di tingkat junior telah terlaksana di berbagai daerah di Indonesia.
Cricket Indonesia menitikberatkan sosialisasi olahraga cricket terhadap anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah yang notabene dapat lebih mudah diberikan pengarahan dan penanaman tradisi cricket.
Maka diharapkan pengembangan olahraga cricket di Indonesia dapat berakar luas di masyarakat dan menjadi salah satu cabang olahraga yang memberikan kontribusi bagi prestasi Negara Republik Indonesia," papar Dr Alan Wilson, President of Cricket Indonesia.
Apabila cricket terus berkembang di Indonesia, tidak menutup kemungkinan citra negara kita akan naik di mata dunia. Ayo dukung terus Kriket Indonesia!